Stop Merokok Untuk Kesehatan dan Lingkungan

Friday, August 31, 2012

Stop Merokok Untuk Kesehatan dan Lingkungan

Stop Merokok
stop merokok untuk kesehatan dan lingkungan
Kandungan Rokok

Merokok memang mengasikan tetapi berpengaruh banyak terhadap kesehatan tubuh manusia. Bila anda merokok pastinya bila untuk berhenti dari kebiasaan menghisap rokok akan sulit bila tidak dengan diniati secara total untuk berhenti merokok.

Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lainnya.

Telah banyak riset yang membuktikan bahwa rokok sangat menyebabkan ketergantungan, di samping menyebabkan banyak tipe kanker, penyakit jantung, penyakit pernapasan, penyakit pencernaan, efek buruk bagi kelahiran, dan emfisema

Di Indonesia saja berdasarkan data WHO tahun 2001 menempati urutan ketiga jumlah perokok terbanyak didunia, bahkan untuk tingkat ASEAN menempati urutan pertama. Sebanyak 70 persen perokok mulai merokok sebelum usia 19 tahun dan 12,77 persen sudah merokok sejak SD

Menurut dr Harry A Alamudin MA, Direktur Medis Sahid Sahirman Memorial Hospital (SSHM), merokok merupakan kebiasaan yang akhirnya menjadi karakter. Biang keladinya tidak terlepas dari pikiran. Kebanyakan orang merokok terutama pada anak muda semua karena pikiran yang gengsi, kalau awalnya berpikir tidak merokok kita tidak akan mencobanya untuk menghisap rokok itu.

Pikiran pula yang menjadi sumber keberhasilan seorang perokok untuk bisa berhenti. Paradigma bahwa usia menjadi penghalang untuk perokok bisa jauh dari adiksi nikotin, jelas salah. Usia berapa pun berhenti merokok akan bermanfaat meningkatkan angka harapan hidup. Sebentar saja berhenti, batuk bisa hilang. Sampai 15 tahun kemudian, dia akan benar-benar sehat, seperti orang yang tidak pernah merokok. Berhenti merokok lebih cepat lebih menguntungkan,” sahut Dr Aulia Sani SpJP (K) FJCC FIHA FasCC, dokter ahli spesialis jantung dan pembuluh darah pada kesempatan yang sama.

Berikut ini keuntungan berhenti merokok bagi kesehatan tubuh :
  • 20 menit; tekanan darah, denyut jantung, dan aliran darah tepi membaik.
  • 12 jam; tingkat karbonmonoksida di dalam darah kembali normal.
  • 48 jam; sistem aliran darah membaik dan fungsi jantung dapat meningkat.
  • 2-12 pekan; nikotin tereliminasi dari sistem, indera pengecap, dan penciuman membaik.
  • 1-9 bulan; napas pendek (sesak) dan batuk-batuk berkurang.
  • 1 tahun; risiko untuk terjadinya jantung koroner berkurang setengahnya dibandingkan dengan perokok.
  • 10 tahun; risiko kanker paru setengahnya dibandingkan perokok.
  • 15 tahun; risiko serangan jantung dan stroke turun ke tingkat yang sama dengan yang bukan perokok.
Bila mana seseorang berhenti merokok akan berdampak pada mengurangi angka kematian hingga 24.680, pengurangan kolesterol menyelamatkan 4.710 nyawa, sedangkan pengurangan tekanan darah menyelamatkan 7.235 nyawa.

Faktanya, rokok tidak hanya membahayakan diri sendiri, tapi lingkungan sekitar. Asap utama rokok dihisap 30 persen oleh perokok, sedangkan 70 persennya justru dihirup orang sekitar, termasuk anak-anak. Anak-anak yang terpapar asap rokok, IQ-nya cenderung lebih rendah daripada anak yang bebas dari paparan asap rokok. Ini akibat suplai darah ke otaknya berkurang. Berdampak pula pada wanita hamil, karena berisiko pada anak cacat ketika lahir.

Kandungan Dalam Rokok

Berikut adalah beberapa bahan kimia yang terkandung di dalam rokok:
  1. Nikotin, kandungan yang menyebabkan perokok merasa rileks.
  2. Tar, yang terdiri dari lebih dari 4000 bahan kimia yang mana 60 bahan kimia di antaranya bersifat karsinogenik.
  3. Sianida, senyawa kimia yang mengandung kelompok cyano.
  4. Benzene, juga dikenal sebagai bensol, senyawa kimia organik yang mudah terbakar dan tidak berwarna.
  5. Cadmium, sebuah logam yang sangat beracun dan radioaktif.
  6. Metanol (alkohol kayu), alkohol yang paling sederhana yang juga dikenal sebagai metil alkohol.
  7. Asetilena, merupakan senyawa kimia tak jenuh yang juga merupakan hidrokarbon alkuna yang paling sederhana.
  8. Amonia, dapat ditemukan di mana-mana, tetapi sangat beracun dal am kombinasi dengan unsur-unsur tertentu.
  9. Formaldehida, cairan yang sangat beracun yang digunakan untuk mengawetkan mayat.
  10. Hidrogen sianida, racun yang digunakan sebagai fumigan untuk membunuh semut. Zat ini juga digunakan sebagai zat pembuat plastik dan pestisida.
  11. Arsenik, bahan yang terdapat dalam racun tikus. Karbon monoksida, bahan kimia beracun yang ditemukan dalam asap buangan mobil.
Untuk itu mulailah sekarang berhenti dari kebiasaan rokok agar tubuh kita sehat.

1 comment :

1. Silahkan meninggalkan komentar anda dengan bahasa yang baik dan sopan.
2. Dilarang komentar SPAM, Iklan atau dengan Menyisipkan URL/ Link atau Anchor teks di dalam pesan / komentar, bila ada akan dihapus tanpa pemberitahuan.
3. Terimakasih atas kunjungan anda, semoga bermanfaat