Deteksi Dini Kanker Payudara Menggunakan Alat Tehnologi Kesehatan

Tuesday, October 09, 2012

Deteksi Dini Kanker Payudara Menggunakan Alat Tehnologi Kesehatan

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم

Beberapa hari yang lalu kami membicarakan tentang mencegah dan menghindari kanker payudara melalui diet makanan sehat, kali ini tidak jauh dari kanker payudara. kanker payudara pembunuh yang kejam setelah kanker leher rahim yang Di Indonesia, prevalensi kanker payudara mencapai 26 per 100.000 penduduk. Artinya dari 100.000 penduduk, terdapat 26 perempuan terkena kanker payudara. Padahal, semakin dini kanker ditemukan akan memperbesar peluang penderita untuk bebas dari kanker. Untuk mengantisifikasi dini kesehatan payudara agar dilakukan pemeriksaan Payudara Sendiri atau biasa disebut SADARI secara teratur setelah habis masa menstruasi.
alat kesehatan untuk payudara
Tehnologi Kesehatan

Tetapi bilamana kanker payudara terdapat benjolan dibawah 1 cm maka tidak akan dapat diraba maka perlu diperiksakan secara berkala menggunakan beragam alat dan metode tehnologi kesehatan.

Dibawah ini beberapa metode pemeriksaan kesehatan untuk mengindikasikan apa tidaknya terdapat kanker payudara menggunakan tehnologi kesehatan secara modern yang tersedia diberbagai RS di Indonesia, Diantaranya :

1. Uji Payudara Klinis (UPK). 

Digunakan untuk mengidentifikasi abnormalitas pada ukuran, bentuk, perubahan kulit atau puting payudara. yang dilakukan oleh tenaga dokter profesional, dianjurkan untuk perempuan pada usia 20-30 tahun setidaknya melakukan UPK sekali dalam tiga tahun. 

2. Mamografi. 

Proses scanning untuk melihat bagian dalam payudara, dengan menggunakan sinar X-ray skala rendah sehingga menghasilkan gambar hitam putih pada film yang akan dibaca dan ditafsirkan oleh ahli radiologi. Perempuan berusia diatas 40 tahun, disarankan untuk melakukan mamografi setiap tahun. 

3. Breast Ultrasound

Berguna untuk memindai payudara, yang kemudian diproyeksikan ke layar komputer dalam gambar hitam putih. Sebelum pemindaian, gel dioleskan di kulit payudara dan alat pemindai yang disebut transducer digosokkan ke area payudara yang telah dioleskan gel. Alat ini biasanya digunakan bersama dengan mamografi sehingga menghasilkan akurasi yang lebih tinggi

4. Magnetic Resonance Imaging (MRI) 

MRI tidak menggunakan sinar x-ray melainkan menggunakan medan magnet dan gelombang radio untuk menghasilkan pencitraan yang lebih detil. Pada pemeriksaan MRI, pasien akan diberi suntikan gadolinium di daerah lengan untuk mendapatkan detil jaringan payudara lebih jelas. Perempuan yang memiliki resiko tinggi dan diduga terkena kanker payudara sebaiknya melakukan MRI, terutama apabila pada mammografi dan USG tidak didapatkan kejelasan. 

5. 3D Sonomammogram 

Metode ini adalah jenis pemeriksaan terbaru didunia kesehatan, 3D Sonomammogram adalah alat pencitraan dengan teknologi ultrasound 3D untuk memperoleh, menganalisis dan melaporkan volume anatomi payudara secara rinci, sehingga menghasilkan gambar secara 3 dimensi secara lengkap, mencakup seluruh anatomi koronal payudara dan komprehensif dalam waktu yang singkat sekitar 15 menit yang dilakukan oleh tenaga radiologi.

Demikianlah beberapa alat tehnologi untuk pemeriksaan dini untuk mencegah dan mengetahui bila terjadi adanya kanker payudara. semoga bermanfaat.

sumber kompas

No comments :

Post a Comment

1. Silahkan meninggalkan komentar anda dengan bahasa yang baik dan sopan.
2. Dilarang komentar SPAM, Iklan atau dengan Menyisipkan URL/ Link atau Anchor teks di dalam pesan / komentar, bila ada akan dihapus tanpa pemberitahuan.
3. Terimakasih atas kunjungan anda, semoga bermanfaat