Perbuatan Yang Membawa Kepada Yang Haram

Saturday, November 17, 2012

Perbuatan Yang Membawa Kepada Yang Haram

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم

Apa Saja yang Membawa Kepada yang Haram adalah Haram

stop perbuatan maksiat
Stop Maksiat
Salah satu prinsip yang telah diakui oleh Islam, ialah : Apabila Islam telah mengharamkan sesuatu, maka wasilah dan cara apapun yang dapat membawa kepada perbuatan haram, hukumnya adalah haram.

Oleh karena itu, jika Islam mengharamkan zina misalnya, maka semua pendahuluannya dan apasaja yang dapat membawa kepada perbuatan itu, adalah diharamkan juga. Misalnya, dengan berdua-duaan, pergaulan bebas, foto-foto telanjang dan lain sebagainya.

Dari sinilah, maka para ulama ahli fiqih membuat suatu kaidah : Apasaja yang membawa kepada perbuatan haram, maka itu adalah haram.

Kaidah ini menunjukkan bahwa dosa perbuatan haram tidak hanya terbatas pada pribadi si pelakunya itu saja, tetapi termasuk semua orang yang bersekutu/membantu dengan dia, baik melalui harta ataupun lainnya. Masing-masing mendapat dosa sesuai dengan keterlibatannya. Misalnya tentang khamr, Rasulullah SAW melaknat kepada yang meminumnya, yang membuatnya, yang membawanya, yang diberinya, yang menjualnya dan seterusnya.

Di dalam hadits disebutkan :

عَنْ اَنَسٍ بْنِ مَالِكٍ قَالَ: لَعَنَ رَسُوْلُ اللهِ ص فِى اْلخَمْرِ عَشَرَةً: عَاصِرَهَا وَ مُعْتَصِرَهَا وَ شَارِبَهَا وَ حَامِلَهَا وَ اْلمَحْمُوْلَةَ اِلَيْهِ وَ سَاقِيَهَا وَ بَائِعَهَا وَ آكِلَ ثَمَنِهَا وَ اْلمُشْتَرِيَ لَهَا وَ اْلمُشْتَرَاةَ لَهُ. الترمذى 2: 380، رقم: 1313
Dari Anas bin Malik, ia berkata, "Rasulullah SAW melaknat tentang khamr sepuluh golongan : 1. yang memerasnya, 2. Yang minta diperaskannya, 3. yang meminumnya, 4. yang mengantarkannya, 5. yang minta diantarinya, 6. yang menuangkannya, 7. yang menjualnya, 8. yang makan harganya, 9. yang membelinya, dan 10. yang minta dibelikannya". [HR. Tirmidzi juz 2, hal. 380, no. 1313]

Begitu pula dalam soal riba, dilaknat orang yang memakannya, yang memberikannya, penulisnya dan saksi-saksinya.

عَنْ جَابِرٍ قَالَ: لَعَنَ رَسُوْلُ اللهِ ص آكِلَ الرّبَا وَ مُوْكِلَهُ وَ كَاتِبَهُ وَ شَاهِدَيْهِ، وَ قَالَ: هُمْ سَوَآءٌ. مسلم 3: 1219
Dari Jabir, ia berkata : Rasulullah SAW melaknat orang yang makan riba, yang memberi makannya, penulisnya dan dua saksinya, dan beliau bersabda : "Mereka itu sama". [HR. Muslim juz 3, hal. 1219]

Begitu pula tentang suap-menyuap sebagaimana riwayat berikut :

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ: لَعَنَ رَسُوْلُ اللهِ ص الرَّاشِيَ وَ اْلمُرْتَشِيَ. هذا حديث حسن صحيح، الترمذى 2: 397، رقم: 1352
Dari ‘Abdullah bin ‘Amr, ia berkata, “Rasulullah SAW melaknat orang yang menyuap dan orang diberi suap”. [HR. Tirmidzi, dan ia berkata : Ini hadits hasan shahih, juz 2, hal. 397, no. 1352]

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: الرَّاشِي وَ اْلمُرْتَشِى فِى النَّارِ. مجمع الزوائد 4: 257، ررقم: 7027
Dari ‘Abdullah bin ‘Amr, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Orang yang menyuap dan yang disuap sama-sama di neraka”. [HR. Thabraniy dalam Majma’uz Zawaaid juz 4, hal. 257, no. 7027]

Begitulah, maka semua yang dapat membantu kepada perbuatan haram, hukumnya adalah haram juga. Dan semua orang yang membantu kepada orang yang berbuat haram, maka dia akan terlibat dalam dosanya juga.


Bersiasat Terhadap Yang Haram hukumnya adalah Haram


Sebagaimana Islam telah mengharamkan seluruh perbuatan yang dapat membawa kepada haram, begitu pula Islam mengharamkan semua siasat untuk berbuat haram.

Salah satu contoh, misalnya, orang-orang Yahudi dilarang mencari ikan di hari Sabtu, kemudian mereka bersiasat untuk melanggar larangan ini dengan memasang perangkap pada hari Jum'at supaya hari Sabtunya ikan-ikan bisa masuk dalam perangkap tersebut, dan akan diambilnya nanti pada hari Ahad.

Cara seperti ini dipandang halal oleh orang-orang yang memang bersiasat untuk melanggar larangan itu, tetapi sebetulnya adalah suatu perbuatan haram, karena motifnya sama-sama mencari ikan di hari Sabtu, baik dengan jalan bersiasat maupun secara langsung.

Termasuk siasat (hilah), yaitu menamakan sesuatu yang haram dengan nama lain, dan merubah bentuk, padahal intinya (bahannya) itu juga.

Oleh karena itu siapapun yang membuat nama baru dengan niat bersiasat supaya dapat makan riba, atau dengan niat supaya dapat minum khamr, maka dosa riba dan khamr tetap mengenainya.

Untuk itulah maka dalam hadits Nabi SAW disebutkan :

عَنْ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: لَيَسْتَحِلَّنَّ طَائِفَةٌ مِنْ اُمَّتِى اْلخَمْرَ بِاسْمٍ يُسَمُّوْنَهَا اِيَّاهُ. احمد 8: 401، رقم: 22772
Dari 'Ubadah bin Shamit, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, "Sungguh akan ada segolongan dari ummatku yang menghalalkan khamr dengan menamakannya dengan nama lain". [HR. Ahmad juz 8, hal. 401, no. 22772]

عَنْ اَبِى مَالِكٍ اْلاَشْعَرِيّ اَنَّهُ سَمِعَ رَسُوْلَ اللهِ ص يَقُوْلُ: لَيَشْرَبَنَّ اُنَاسٌ مِنْ اُمَّتِى اْلخَمْرَ يُسَمُّوْنَهَا بِغَيْرِ اسْمِهَا. ابو داود 3: 329، رقم: 3688
Dari Abu Malik Al-Asy'ariy, bahwa ia mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Sungguh akan ada sekelompok manusia dari ummatku yang minum khamr, dan mereka menamakannya dengan nama lain". [HR. Abu Dawud juz 3, hal. 329, no. 3688]

عَنِ ابْنِ مُحَيْرِيْزٍ يُحَدّثُ عَنْ رَجُلٍ مِنْ اَصْحَابِ النَّبِيّ ص عَنِ النَّبِيّ ص قَالَ: يَشْرَبُ نَاسٌ مِنْ اُمَّتِى اْلخَمْرَ يُسَمُّوْنَهَا بِغَيْرِ اسْمِهَا. النسائى 8: 312
Dari Ibnu Muhairiz, ia menceritakan dari salah seorang shahabat Nabi SAW, dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Akan ada segolongan manusia dari ummatku yang minum khamr, dan mereka menamakannya dengan nama lain". [HR. Nasai juz 8, hal. 312]

عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ عَنْ رَسُوْلِ اللهِ ص قَالَ: قَاتَلَ اللهُ اْليَهُوْدَ حَرَّمَ اللهُ عَلَيْهِمْ الشُّحُوْمَ فَبَاعُوْهَا وَ اَكَلُوْا اَثْمَانَهَا. مسلم 3: 1208
Dari Abu Hurairah, dari Rasulullah SAW, beliau bersabda, "Semoga Allah membinasakan orang-orang Yahudi, Allah telah mengharamkan lemak binatang atas mereka, lalu mereka menjualnya dan memakan harganya (uang hasil penjualan itu)". [HR. Muslim juz 3, hal. 1208]
سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ وَ بِحَمْدِكَ اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلهَ اِلاَّ اَنْتَ اَسْتَغْفِرُكَ وَ اَتُوْبُ اِلَيْكَ

No comments :

Post a Comment

1. Silahkan meninggalkan komentar anda dengan bahasa yang baik dan sopan.
2. Dilarang komentar SPAM, Iklan atau dengan Menyisipkan URL/ Link atau Anchor teks di dalam pesan / komentar, bila ada akan dihapus tanpa pemberitahuan.
3. Terimakasih atas kunjungan anda, semoga bermanfaat