Sabar Dalam Menderita Sakit

Tuesday, February 12, 2013

Sabar Dalam Menderita Sakit

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم

Sabar Dalam Menderita Sakit

عَنْ صُهَيْبٍ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: عَجَبًا ِلاَمْرِ اْلمُؤْمِنِ، اِنَّ اَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ. وَ لَيْسَ ذَاكَ ِلاَحَدٍ اِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ. اِنْ اَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ. وَ اِنْ اَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ، فَكَانَ خَيْرًا لَهُ. مسلم 4: 2295
Dari Shuhaib, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, "Mengagumkan sekali urusannya orang mukmin itu. Sesungguhnya urusannya, semuanya menjadi kebaikan baginya. Dan tidak ada yang mendapatkan demikian itu seseorangpun kecuali orang mukmin. Jika mendapatkan kesenangan, bersyukur. Maka yang demikian itu adalah menjadi kebaikan baginya. Dan apabila ditimpa suatu mushibah, bersabar. Maka yang demikian itu menjadi kebaikan pula baginya". [HR. Muslim juz 4, hal. 2295]
عَنْ اَنَسٍ عَنِ النَّبِيّ ص قَالَ: اِنَّ عِظَمَ اْلجَزَاءِ مَعَ عِظَمِ اْلبَلاَءِ. وَ اِنَّ اللهَ اِذَا اَحَبَّ قَوْمًا اِبْتَلاَهُمْ. فَمَنْ رَضِيَ فَلَهُ الرّضَى وَ مَنْ سَخِطَ فَلَهُ السُّخْطُ. الترمذى و قال حديث حسن غريب 4: 27
Dari Anas, dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Sesungguhnya besarnya balasan itu tergantung besarnya cobaan. Dan sesungguhnya Allah apabila mencintai suatu kaum, maka Allah memberikan cobaan kepada mereka. Barangsiapa yang ridla, maka dia mendapatkan keridlaan Allah. Dan barangsiapa yang menggerutu (tidak ridla) maka dia mendapatkan murka Allah". [HR. Tirmidzi, dan ia mengatakan hadits hasan, gharib, juz 4, hal. 27].

عَنْ عَائِشَةَ رض زَوْجِ النَّبِيّ ص قَالَتْ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: مَا مِنْ مُصِيْبَةٍ تُصِيْبُ اْلمُسْلِمَ اِلاَّ كَـفَّرَ اللهُ بِهَا عَنْهُ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا. البخارى 7: 2
Dari 'Aisyah RA istri Nabi SAW, ia berkata : Rasulullah SAW pernah bersabda, "Tidaklah suatu mushibah menimpa kepada seorang muslim kecuali dengan itu Allah menghapus dosa darinya, sekalipun hanya tercocok duri". [HR. Bukhari juz 7, hal. 2]

عَنِ اْلحَارِثِ بْنِ سُوَيْدٍ قَالَ: قَالَ عَبْدُ اللهِ بْنُ مَسْعُوْدٍ: دَخَلْتُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ ص وَ هُوَ يُوْعَكُ وَعْكًا شَدِيْدًا فَمَسِسْتُهُ بِيَدِى فَقُلْتُ: يَا رَسُوْلَ اللهِ اِنَّكَ تُوْعَكُ وَعْكًا شَدِيْدًا؟ فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: اَجَلْ. اِنّى اُوْعَكُ كَمَا يُوْعَكُ رَجُلاَنِ مِنْكُمْ. فَقُلْتُ ذلِكَ اَنَّ لَكَ اَجْرَيْنِ؟ فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: اَجَلْ. ثُمَّ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: مَا مِنْ مُسْلِمٍ يُصِيْبُهُ اَذًى مَرَضٌ فَمَا سِوَاهُ اِلاَّ حَطَّ اللهُ سَيّئَاتِهِ كَمَا تَحُطُّ الشَّجَرَةُ وَرَقَهَا. البخارى 7: 6
Dari Al-Harits bin Suwaid, ia berkata : ‘Abdullah bin Mas’ud berkata : Saya pernah datang kepada Rasulullah SAW ketika itu beliau demam panas sekali, lalu saya mengusapnya dengan tangan saya dan berkata, "Wahai Rasulullah, sesungguhnya engkau menderita demam yang panas sekali". Lalu Rasulullah SAW menjawab, "Ya, sesungguhnya aku menderita demam sebagaimana panasnya dua orang diantara kalian". Saya berkata, "Yang demikian itu apakah karena engkau mendapatkan dua pahala?". Rasulullah SAW menjawab, "Benar”. Kemudian Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah seorang muslim yang ditimpa penderitaan berupa sakit atau yang lainnya, kecuali dengan itu Allah menggugurkan dosa-dosanya sebagaimana pohon menggugurkan daun-daunnya". [HR. Bukhari juz 7, hal. 6]

Anjuran Atau Perintah Berobat

عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ رض عَنِ النَّبِيّ ص قَالَ: مَا اَنْزَلَ اللهُ دَاءً اِلاَّ اَنْزَلَ لَهُ شِفَاءً. البخارى 7: 12
Dari Abu Hurairah RA, dari Nabi SAW, beliau bersabda, “Tidaklah Allah menurunkan penyakit melainkan Dia menurunkan pula obatnya”. [HR. Bukhari juz 7, hal. 12]

عَنْ اُسَامَةَ بْنِ شُرَيْكٍ اَنَّ النَّبِيَّ ص قَالَ: تَدَاوَوْا فَاِنَّ اللهَ عَزَّ وَ جَلَّ لَمْ يَضَعْ دَاءً اِلاَّ وَضَعَ لَهُ دَوَاءً غَيْرَ دَاءٍ وَاحِدٍ: اَلْهَرَمُ. ابو داود 4: 3
Dari Usamah bin Syuraik, bahwa Nabi SAW bersabda, "Berobatlah kalian, karena sesungguhnya Allah ‘Azza wa Jalla tidak mengadakan penyakit kecuali mengadakan obatnya, kecuali satu penyakit (yang tak ada obatnya) yaitu umur tua". [HR. Abu Dawud juz 4, hal. 3]

عَنْ عَبْدِ اللهِ عَنِ النَّبِيّ ص قَالَ: مَا اَنْزَلَ اللهُ دَاءً اِلاَّ اَنْزَلَ لَهُ دَوَاءً. ابن ماجه 2: 1138
Dari ‘Abdullah (bin Mas’ud) dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Allah tidak menurunkan penyakit kecuali menurunkan pula obatnya". [HR. Ibnu Majah juz 2, hal. 1138]

عَنْ جَابِرٍ عَنْ رَسُوْلِ اللهِ ص اَنَّهُ قَالَ: لِكُلّ دَاءٍ دَوَاءٌ فَاِذَا اُصِيْبَ دَوَاءُ الدَّاءِ بَرَأَ بِاِذْنِ اللهِ عَزَّ وَ جَلَّ. مسلم 4: 1729
Dari Jabir, dari Rasulullah SAW, beliau bersabda, "Setiap penyakit ada obatnya. Maka jika bertemu (cocok) obat itu dengan penyakitnya, sembuhlah orang yang sakit itu dengn idzin Allah ‘Azza wa Jalla". [HR. Muslim juz 4, hal. 1729]



سُبْحَانَكَ اللّهُمَّ وَ بِحَمْدِكَ اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلهَ اِلاَّ اَنْتَ اَسْتَغْفِرُكَ وَ اَتُوْبُ اِلَيْكَ

No comments :

Post a Comment

1. Silahkan meninggalkan komentar anda dengan bahasa yang baik dan sopan.
2. Dilarang komentar SPAM, Iklan atau dengan Menyisipkan URL/ Link atau Anchor teks di dalam pesan / komentar, bila ada akan dihapus tanpa pemberitahuan.
3. Terimakasih atas kunjungan anda, semoga bermanfaat