Wednesday, April 24, 2013

Tanda - Tanda Kenabian Atau mukjizat Nabi SAW

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم

Tanda - Tanda Kenabian Atau mukjizat Nabi SAW
Muhammad Saw
Tanda Mukjizat Nabi Muhammad Saw

عَنْ اَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رض قَالَ: خَرَجَ النَّبِيُّ ص فِى بَعْضِ مَخَارِجِهِ وَ مَعَهُ نَاسٌ مِنْ اَصْحَابِهِ، فَانْطَلَقُوْا يَسِيْرُوْنَ. فَحَضَرَتِ الصَّلاَةُ فَلَمْ يَجِدُوْا مَاءً يَتَوَضَّئُوْنَ، فَانْطَلَقَ رَجُلٌ مِنَ اْلقَوْمِ فَجَاءَ بِقَدَحٍ مِنْ مَاءٍ يَسِيْرٍ فَاَخَذَهُ النَّبِيُّ ص فَتَوَضَّأَ ثُمَّ مَدَّ اَصَابِعَهُ اْلاَرْبَعَ عَلَى اْلقَدَحِ ثُمَّ قَالَ: قُوْمُوْا فَتَوَضَّئُوْا فَتَوَضَّأَ اْلقَوْمُ حَتَّى بَلَغُوْا فِيْمَا يُرِيْدُوْنَ مِنَ اْلوُضُوْءِ وَ كَانُوْا سَبْعِيْنَ اَوْ نَحْوَهُ. البخارى 4: 170
Dari Anas bin Malik RA, dia berkata : Nabi SAW berangkat dalam suatu perjalanan beliau, dan beliau bersama para shahabat beliau. Mereka berangkat menempuh perjalanan. Lalu tibalah waktu shalat tetapi mereka tidak mendapatkan air untuk berwudlu. Lalu seorang laki-laki dari kaum itu pergi, lalu dia datang membawa mangkuk berisi air sedikit. Nabi SAW menerimanya dan berwudlu. Kemudian beliau menjulurkan empat jari-jari beliau pada mangkuk itu, kemudian beliau bersabda, "Berdirilah dan berwudlulah". Lalu kaum itu berwudlu hingga mereka menyelesaikan wudlu yang dikehendaki, dan mereka itu berjumlah tujuh puluh orang atau sekitar itu". [HR. Bukhari juz 4, hal. 170]

Sunday, April 14, 2013

Urusan Dalam Qubur Setelah Kita Mati

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ

Seputar Risalah Janaiz
Urusan Dalam Qubur Setelah Kita Mati
Allahu SWT
Urusan Dalam Qubur.

Menurut beberapa hadits bahwa orang yang sudah mati atau meninggal akan mengalami hal-hal diantaranya sebagai berikut :
  1. Himpitan qubur
  2. Pertanyaan qubur
  3. Siksa qubur atau ni’mat qubur
  4. Diperlihatkan tempat duduknya (surga atau neraka)
  5. Tempat ketetapan ruh
  6. Dibangkitkan (yaumul ba’ts)

Saturday, April 13, 2013

Doa - Doa Masuk Kuburan Atau Makam

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ

Seputar Risalah Janaiz

Doa Masuk Ke Makam

Tentang doa masuk pekuburan ada bermacam-macam, diantaranya sebagaimana riwayat berikut ini :

عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ص اَتَى اْلمَقْبَرَةَ، فَقَالَ: اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنِيْنَ وَ اِنَّا اِنْ شَآءَ اللهُ بِكُمْ لاَحِقُوْنَ. مسلم 1: 218
Dari Abu Hurairah, bahwasanya Rasulullah SAW datang ke pequburan, beliau mengucapkan, “Assalaamu ‘alaikum daaro qoumin mu’miniin wa innaa in syaa-alloohu bikum laahiquun”. (Semoga keselamatan atas kamu sekalian wahai penghuni perkampungan orang-orang mu’min, dan insya Allah kami pun akan menyusul kalian). [HR. Muslim juz 1, hal. 218]

كَانَ رَسُوْلُ اللهِ ص يُعَلّمُهُمْ اِذَا خَرَجُوْا اِلَى اْلمَقَابِرِ فَكَانَ قَائِلُهُمْ يَقُوْلُ: اَلسَّلاَمُ عَلَى اَهْلِ الدّيَارِ مِنَ اْلمُؤْمِنِيْنَ وَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ اِنَّا اِنْ شَاءَ اللهُ لَلاَحِقُوْنَ، اَسْأَلُ اللهَ لَنَا وَ لَكُمُ اْلعَافِيَةَ. و فى رواية: اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ اَهْلَ الدّيَارِ مِنَ اْلمُؤْمِنِيْنَ وَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ اِنَّا اِنْ شَاءَ اللهُ لَلاَحِقُوْنَ. اَسْأَلُ اللهَ لَنَا وَ لَكُمُ اْلعَافِيَةَ. مسلم 2: 671

Anjuran Ziyarah Qubur

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ

Seputar Risalah Janaiz

Anjuran Ziyarah Qubur

عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: زُوْرُوا اْلقُبُوْرَ فَاِنَّهَا تُذَكّرُكُمُ اْلآخِرَةَ. ابن ماجه 1: 500، رقم: 1569
Dari Abu Hurairah, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Berziyarah quburlah kalian, karena hal itu akan mengingatkan kalian pada akhirat”. [HR. Ibnu Majah juz 1, hal. 500, no. 1569]

عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: اِسْتَأْذَنْتُ رَبّى اَنْ اَسْتَغْفِرَ ِلاُمّى فَلَمْ يَأْذَنْ لِى وَ اِسْتَأْذَنْتُهُ اَنْ اَزُوْرَ قَبْرَهَا فَاَذِنَ لِى. مسلم 2: 671
Dari Abu Hurairah, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Aku minta izin kepada Tuhanku untuk memohonkan ampun ibuku, namun Dia tidak mengidzinkanku, dan aku memohon idzin kepada-Nya untuk menziyarahi quburnya, maka Dia mengidzinkan aku”. [HR. Muslim juz 2, hal. 671]

Friday, April 12, 2013

Larangan Menyebut Kejelekan Si Mayyit Dan Berdiri Ketika Ada Jenazah Lewat

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
Seputar Risalah Janaiz

Larangan Menyebut Kejelekan Si Mayit

عَنْ عَائِشَةَ رض قَالَتْ: قَالَ النَّبِيُّ ص: لاَ تَسُبُّوا اْلاَمْوَاتَ، فَاِنَّهُمْ قَدْ اَفْضَوْا اِلىَ مَا قَدَّمُوْا. البخارى 2: 108
Dari ‘Aisyah RA, ia berkata : Nabi SAW bersabda, “Janganlah kalian memaki orang-orang yang sudah mati, karena sesungguhnya mereka itu telah menunaikan apa yang mereka kerjakan di dunia”. [HR. Bukhari juz 2, hal. 108]

عَنِ اْلمُغِيْرَةِ بْنِ شُعْبَةَ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: لاَ تَسُبُّوا اْلاَمْوَاتَ، فَتُؤْذُوا اْلاَحْيَاءَ. احمد 6: 342، رقم: 18235
Dari Mughirah bin Syu’bah, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Janganlah kalian memaki orang-orang yang telah meninggal, karena (jika demikian) bisa menyakiti orang-orang yang masih hidup”. [HR. Ahmad juz 6, hal. 342, no 18235]

Anjuran Membuat Makanan Untuk Keluarga Si Mayit

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ
Seputar Risalah Janaiz

Membuat Makanan Untuk Keluarga Si Mayit

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ جَعْفَرٍ قَالَ: لَمَّا جَاءَ نَعْيُ جَعْفَرٍ قَالَ النَّبِيُّ ص: اِصْنَعُوْا ِلاَهْلِ جَعْفَرٍ طَعَامًا، فَاِنَّهُ قَدْ جَاءَهُمْ مَا يَشْغَلُهُمْ. الترمذى 2: 234، و قال: هذا حديث حسن
Dari ‘Abdullah bin Ja’far, ia berkata : Setelah datang berita kematian Ja’far (ketika ia terbunuh), Nabi SAW bersabda, “Buatlah makanan untuk keluarga Ja’far, karena telah datang kepada mereka sesuatu yang menyusahkan mereka”. [HR. Tirmidzi juz 2, hal. 234, dan ia berkata : Ini adalah hadits hasan]

Keterangan :

Membangun Bangunan Di Pekuburan

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ

Membangun bangunan di kuburan
Seputar Risalah Janaiz

Meninggikan qubur, memercikkan air, memberi tanda, dan larangan membangun serta menulisi di atasnya.

عَنْ سُفْيَانَ التَّمَّارِ اَنَّهُ رَأَى قَبْرَ النَّبِيّ ص مُسَنَّمًا. البخارى 2: 107
Dari Sufyan At-Tammar bahwa ia pernah melihat qubur Nabi SAW dalam keadaan ditinggikan. [HR. Bukhari juz 2, hal. 107]

عَنِ اْلقَاسِمِ قَالَ: دَخَلْتُ عَلَى عَائِشَةَ فَقُلْتُ: يَا اُمَّهْ، بِاللهِ اِكْشِفِى لِى عَنْ قَبْرِ النَّبِيّ ص وَ صَاحِبَيْهِ رض، فَكَشَفَتْ لِى عَنْ ثَلاَثَةِ قُبُوْرٍ لاَ مُشْرِفَةٍ وَ لاَ لاَطِئَةٍ، مَبْطُوْحَةٍ بِبَطْحَاءِ اْلعَرْصَةِ اْلحَمْرَاءِ. ابو داود 3: 215

Monday, April 08, 2013

Membuat Liang Kubur Dan Menguburkan Mayit

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْمِ

Seputar Risalah Janaiz
Membuat lahad/liang qubur

عَنْ رَجُلٍ مِنَ اْلاَنْصَارِ قَالَ: خَرَجْنَا مَعَ رَسُوْلِ اللهِ ص فِى جَنَازَةِ رَجُلٍ مِنَ اْلاَنْصَارِ وَ اَنَا غُلاَمٌ مَعَ اَبِى، فَجَلَسَ رَسُوْلُ اللهِ ص عَلَى حَفِيْرَةِ اْلقَبْرِ، فَجَعَلَ يُوْصِى اْلحَافِرَ وَ يَقُوْلُ: اَوْسِعْ مِنْ قِبَلِ الرَّأْسِ، وَ اَوْسِعْ مِنْ قِبَلِ الرّجْلَيْنِ. لَرُبَّ عِذْقٍ لَهُ فِى اْلجَنَّةِ. احمد 9: 122، رقم: 23525
Dari seorang laki-laki dari kaum Anshar, ia berkata : Kami pernah keluar bersama Rasulullah SAW (mengantar) jenazah seorang laki-laki dari kaum Anshar, pada waktu itu saya masih kecil, aku bersama ayahku, lalu Rasulullah SAW duduk di tepi lubang qubur, beliau berpesan kepada penggali qubur sambil bersabda,“Luaskanlah pada bagian kepala, dan luaskanlah juga pada bagian kedua kaki. Sungguh ada banyak kurma baginya di surga”. [HR. Ahmad juz 9, hal. 122, no. 23525]

Keterangan :