Posts

Showing posts from 2018

Rezeki Kita Sudah Ditetapkan

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم


Rahasia Besar Rezeki


Seorang pria berkebangsaan Inggris dikontrak oleh Bin Dawood (salah satu departemen store terkemuka di Saudi Arabia) sebagai regional manager untuk menangani salah satu cabang supermarket mereka di Makkah. Pria ini memiliki pengalaman yang baik sebagai manager di sejumlah pusat perbelanjaan baik di Inggris, Malaysia, dan Cina. Setelah tinggal dan bekerja beberapa lama di Saudi, pria itu kemudian menceritakan betapa aneh, unik dan inspiratifnya orang-orang menjalankan bisnis di Saudi.

Tawaf Ifadah Nabi Muhammad Saw ke Mekah

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم
Nabi Muhammad Saw ke Mekah untuk Thawaf Ifadlah
عَنِ ابْنِ عُمَرَ اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ص اَفَاضَ يَوْمَ النَّحْرِ ثُمَّ رَجَعَ فَصَلَّى الظُّهْرَ بِمِنًى. قَالَ نَافِعٌ فَكَانَ ابْنُ عُمَرَ يُفِيْضُ يَوْمَ النَّحْرِ ثُمَّ يَرْجِعُ فَيُصَلّي الظُّهْرَ بِمِنًى وَ يَذْكُرُ اَنَّ النَّبِيَّ ص فَعَلَهُ. مسلم 2: 950 Dari Ibnu ‘Umar, bahwasanya Rasulullah SAW thawaf ifadlah pada hari nahr, kemudian kembali (ke Mina), lalu shalat Dhuhur di Mina. Nafi’ berkata, “Adalah Ibnu ‘Umar thawaf ifadlah pada hari Nahr, lalu kembali, maka ia shalat Dhuhur di Mina, dan ia mengatakan bahwasanya Nabi SAW dahulu melakukan yang demikian itu”. [HR. Muslim juz 2, hal. 950, no. 335]

Menunggu Pemimpin Pilpres

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم 
Renungan Dhuha
Indonesia hari - hari ini terasa tak menentu, tidak hanya rangkaian bencana yang belum berhenti, juga menunggu pemimpin yang akan berlaga di pilpres 2019. Ada yang terlihat bersemangat membangun kemanfaatan, tapi lebih banyak yang merusak kehidupan. Ada yang maju dalam industri kebaikan, tapi lebih ramai yang bergerak dalam industri kebatilan. Banyak yang bersiap investasi untuk kemajuan, namun tak kalah banyak investasi untuk kemubadziran. Inilah tanah air tercinta, Indonesia Raya.

Kemerdekaan Atas Karunia Allah Swt

Image
Renungan Kemerdekaan
Hari itu peringatan perayaan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke 73.doa terus dibutuhkan saat kesyukuran atas anugerah kemerdekaan setelah 7 dekade.
Masih panjang, berat beban di pundak ini perjuangan bangsa kita. Telah berlalu negeri para nabi, rasul dan para pemimpin sholeh yg diberkahi. Telah berlalu pula negeri yg penuh kedurhakaan dg pemimpin khianat bersama kebinasaannya. Pelajaran terbaik dalam kitab suci tentang negeri yg diberkahi dan dimurkai.

Doa Sesudah Melempar Jumrah

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم
Tentang doa sesudah melempar Jumrah, sampai saat ini kami belum menemukan hadits Nabi SAW yang kuat tentang hal itu. Ada riwayat tentang doa sesudah melempar Jumrah, tetapi haditsnya dla’if, hadits tersebut sebagai berikut :
قَالَ: اللّهُمَّ اجْعَلْهُ حَجًّا مَبْرُورًا وَذَنْبًا مَغْفُورًا. ثُمَّ قَالَ: هَاهُنَا كَانَ يَقُوْمُ الَّذِي اُنْزِلَتْ عَلَيْهِ سُوْرَةُ الْبَقَرَةِ. احمد 2: 116، رقم: 4061 (Ibnu Mas’ud) berdoa (yang artinya), “Ya Allah jadikanlah ia hajji yang mabrur, dan dosa yang diampuni”. Kemudian Ibnu Mas’ud berkata, “Di sinilah dahulu berdirinya orang yang diturunkan kepadanya surat Al-Baqarah (melemparnya)”. [HR. Ahmad juz 2, hal. 116, no 4061, dla’if karena dalam sanadnya ada perawi bernama Laits bin Abi Sulaim]

Renungan Arofah Menjelang Wukuf

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم

Kiamat
Menjelang pelaksanaan wukuf di Arofah tahun ini kembali mengguncang Lombok terjadi gempa bumi berkekuatan 7.0 scala richter (SR), pada pukul 21.56 WIB.
"Hingga hari ini telah terjadi 814 kali gempa dan 33 kali di antaranya dirasakan dengan kekuatan yang cukup besar," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati di Jakarta, Minggu (19/8/2018).
إِذَا زُلۡزِلَتِ ٱلۡأَرۡضُ زِلۡزَالَهَا ١ وَأَخۡرَجَتِ ٱلۡأَرۡضُ أَثۡقَالَهَا ٢  Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan (yang dahsyat), dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya (Az Zalzalah 99:1-2)

Melempar Jumrah Pada Hari Nahr

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم
Melempar Jumrah pada hari Nahr

عَنْ عَبْدِ الرَّحْمنِ بْنِ يَزِيْدَ قَالَ: رَمَى عَبْدُ اللهِ بْنُ مَسْعُوْدٍ جَمْرَةَ اْلعَقَبَةِ مِنْ بَطْنِ اْلوَادِى بِسَبْعِ حَصَيَاتٍ يُكَبّرُ مَعَ كُلّ حَصَاةٍ قَالَ، فَقِيْلَ لَهُ: اِنَّ اُنَاسًا يَرْمُوْنَهَا مِنْ فَوْقِهَا. فَقَالَ عَبْدُ اللهِ بْنُ مَسْعُوْدٍ: هذَا وَ الَّذِى لاَ اِلهَ غَيْرُهُ مَقَامُ الَّذِيْ اُنْزِلَتْ عَلَيْهِ سُوْرَةُ اْلبَقَرَةِ. مسلم 2: 942 Dari ‘Abdur Rahman bin Yazid, dia berkata : ‘Abdullah bin Mas’ud melempar jumrah ‘Aqabah dari perut lembah dengan tujuh kerikil dan dia membaca takbir setiap kali melempar. Lalu dikatakan kepadanya, “Sesungguhnya orang-orang sama melemparnya dari atas”, maka ‘Abdullah bin Mas’ud menjawab, “Demi Allah yang tidak ada Tuhan, selain-Nya, inilah tempat berdirinya orang yang diturunkan kepadanya surat Al-Baqarah”. [HR. Muslim juz 2, hal. 942]

Berangkat Ke Mina

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم
Berangkat ke Mina dalam ibadah haji
عَنْ اَبِى اِسْحَاق سَمِعْتُ عَمْرَو بْنَ مَيْمُوْنٍ يَقُوْلُ شَهِدْتُ عُمَرَ رض صَلَّى بِجَمْعٍ الصُّبْحَ ثُمَّ وَقَفَ فَقَالَ: اِنَّ الْمُشْرِكِيْنَ كَانُوْا لاَ يُفِيْضُوْنَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ وَ يَقُوْلُوْنَ اَشْرِقْ ثَبِيْرُ وَ اَنَّ النَّبِيَّ ص خَالَفَهُمْ ثُمَّ اَفَاضَ قَبْلَ اَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ. البخارى 2: 179 Dari Abu Ishaq, ia berkata : Saya mendengar ‘Amr bin Maimun berkata : Saya menyaksikan ‘Umar RA shalat Shubuh di Muzdalifah, kemudian ia berdiri dan berkata, “Sesungguhnya dahulu orang-orang musyrik tidak berangkat (ke Mina) sehingga terbit matahari dan mereka mengucapkan “Bersinarlah wahai gunung Tsabir”. Sesungguhnya Nabi SAW menyelisihi mereka, kemudian beliau berangkat sebelum terbit matahari”. [HR. Bukhari juz 2, hal. 179]

Lebaran Hari Raya

Image
Kultum Ramadhan hari ke 29

Hari raya ied sering disebut 'lebaran', kosa kata yang hanya ada di Indonesia. Lebaran haji, istilah untuk Idul Adha. Adapun Idul Fitri disebut 'lebaran': dari bahasa jawa: 'wis bar' atau sudah selesai. Puasa yang sudah selesai. Kata 'bar' adalah bentuk pendek dari kata 'lebar' yang artinya selesai. Bahasa jawa suka memberi akhiran 'an', untuk suatu kata kerja.

Mendapatkan Ilmu

Image
Kultum Ramadhan hari ke 28

Banyak pertanyaan yang kerap muncul selesai Ramadhan dari jamaah pengajian, "Ustadz, banyak orang puasa, rajin ke masjid dan taat ibadahnya di bulan Ramadhan. Namun selesai Ramadhan, mereka tidak hadir lagi di masjid dan perilakunya kembali seperti sebelum Ramadhan."

Tauladan Pemimpin

Image
Kultum Ramadhan hari ke 27
Alhamdulillah, subuh pagi ini bisa silaturrahmi di Masjid Laweyan yang sarat sejarah kepemimpinan di tanah Jawa. Adalah Ki Ageng Henis yang mendirikan Masjid Laweyan pada tahun 1546 M. Nama beliau tidak bisa dipisahkan dalam sejarah masuknya agama Islam di Surakarta.

Allahu Swt Mengabulkan Doa

Image
Kultum Ramadhan hari ke 26
Doa adalah senjata utama, strategi paling cerdas bagi orang beriman untuk memenuhi segala harapan dan citanya. Pada bulan Ramadhan, utamanya di hari-hari babak akhir, di saat malam kemuliaan 'berdoa' harus makin ditingkatkan.

Setan dan Hawa Nafsu

Image
Kultum Ramadhan hari ke 25
Kita semua bisa salah. Profesor bisa salah, ilmuwan bisa salah, ustadz bisa salah, santri bisa salah. Dosen juga sering salah, mahasiswa, demikian pula. Apalagi politikus dan penguasa, bisa banyak membuat salah. Bila tulisan dalam kultum ini salah karena saya manusia, namun jika benar hanya dari Allah SWT.

Kesabaran itu Nikmat

Image
Kultum Ramadhan hari ke 24
Inilah bulan kesabaran, karena ibadah puasa mengajarkan kita makna kesabaran. Sabar menjadi kecerdasan emosi paling sulit untuk diajarkan, tidak bisa hanya dengan teori tapi langsung dipraktekkan. Menunggu adzan maghrib, butuh kesabaran atas mereka yang sangat menginginkan makan karena lapar yang melilit.

Mencari Kesucian

Image
Kultum Ramadhan hari ke 23
Alhamdulillah, wal hamdulillah tsummalhamdulillah. Inilah status paling pas menggambarkan suasana hari ini. Mendapati hari mulia (jum'at), bulan mulia (ramadhan) dan malam bilangan ganjil akhir ramadhan (malam penuh kemuliaan).

Tentang Tidur : Antara Hidup dan Mati

Image
Kultum Ramadhan hari ke 22
Bila akan tidur, ada tuntunan dari Nabi untuk berdoa, 'Bismika Allahumma Ahya wa bismika Amuut" (Dengan menyebut namaMU,  ya Allah saya hidup dan dengan menyebut asmaMU saya mati.)

Pendusta Agama

Image
Kultum Ramadhan hari ke 21
Ada manusia yang merasa beriman, beragama dengan benar dan punya amal, namun Allah memasukkan mereka sebagai pendusta. 
"Tahukah kamu orang yang mendustakan agama?  Itulah orang yang menghardik anak yatim dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin... (terj. QS Al-Ma'un: 1-3)

Merubah Jiwa

Image
Kultum Ramadhan hari ke 20
Siapa pun kita, pasti ingin berada pada titik puncak kesuksesan. Sebagaimana membangun perusahaan untuk mencapai tujuan yang dicanangkan. Demikian juga komunitas bangsa, berharap menjadi masyarakat yang besar, maju dan berjaya.

Menuju Kemuliaan

Image
Kultum Ramadhan hari ke 19
Tidaklah mengharapkan saat kehilangan harta, gagal panen saat siap dipetik hasilnya serta matinya ribuan binatang ternak. Memang ada kesedihan dan duka.

Rezeki Barokah

Image
Kultum Ramadhan hari 18
Bila bertambahnya rezeki tidak menambahkan kenikmatan, tak menjadikn kebahagian dan ketenangan serta tak mampu meningkatkn kekhusyukan ibadah: ada yang perlu kita tengok dalam diri ini. Mulai dari "niat" dalam beramal, barangkali belum tulus ataupun ikhlas niat kita. Sampai pada proses amal apakah sudah sesuai dengan ketentuanNYA.

Tanah AlQuds (Palestina)

Image
Kultum Ramadhan hari ke 17
Acara buka puasa di pesantren tahfidz Insan Qur'ani kemaren terasa istimewa. Ada tamu dari Gazza Palestina, Syeikh Rayyan Abdullah yang sedang menempuh studi strata tiga (Kandidat Doktor) di Malaysia.

Bermula Dari Kata

Image
Kultum Ramadhan hari ke 16
Karena kata, fitnah besar bisa terjadi. Rumah tangga Nabi pernah terguncang dengan peristiwa "hadits al-ifk", berita bohong. Awalnya dari dugaan, menjadi perkataan yang seolah tak terbantah.

Hidup Tak Hanya Sekali

Image
Kultum Ramadhan Hari ke 15
Buyung Rachmansyah, sahabat yang telah pergi, 14 Ramadhan 1439. Malam ini tak tahu mengapa bangun tidur langsung teringat kematian. Saat mata mulai terbuka, seakan-akan roh ini baru saja merasuk dalam tubuh. Terdiam, sulit bergerak, pikiran stagnan, rasanya roh belum menempati diri. Kesadaran melayang-layang dalam diam.

Teladan Umar Bin Khattab Bagian 2

Image
Teladan Umar bin Khatab (2)
Umar adalah orang pertama yang mencetuskan ide tentang perlunya dilakukan pengumpulan ayat-ayat Al-Qur'an. Saat itu ayat-ayat Al-Qur'an tersebar di berbagai lempengan batu, pelepah kurma, tulang-belulang dan sebagainya. Tempatnya pun ditangan banyak para sahabat.

Teladan Umar Bin Khattab

Image
Kultum Ramadhan hari ke 13
Sholat tarawih malam itu ada tugas untuk memberikan kajian dengan tema yang sudah ditentukan oleh pengurus takmir,  di Masjid Tjokrosoekarno. Teladan Umar bin Khattab adalah tema yang diminta.

Ayah Teladan

Image
Kultum Ramadhan hari ke 12
Adalah seorang ayah yang disebut-sebut dlm Al-Qur'an, menjadi nama surah, wasiatnya diabadikan menjadi ayat suci, bila kita baca mendatangkan pahala.

Menjemput Ajal

Image
Kultum Ramadhan ke 11 Edisi Tayang Ulang
Materi Kultum tentang "Selamat Datang Kematian" yang kami kirim kemaren,  berbalas kiriman mas Awod,  tokoh muda pejuang syariah. Beliau mengingatkan bahwa saya pernah menulis materi mirip dalam kultum Ramadhan 1 tahun yang lalu, Beliau kirim kembali artikel itu tanpa ada yang berubah.

Selamat Datang Kematian

Image
Kultum Ramadhan hari ke 10
Hari jum'at telah berlalu, di hari yang sama ada tiga hamba Allah yang saya kenal melalui group-group WhatsApp telah menghadapNYA: Andy Umar Akbar (teman di pesantren), H Guntoro Adiyanto (Tetangga Masjid Laweyan) dan Pak Nardi (tukang Langganan Keluarga). (cerita pak Iqbal) Inna lillahi wa inna ilaihi roji'un.

Hari Kemerdekaan

Image
Kultum Ramadhan hari ke sembilan
Kemerdekaan Republik Indonesia diproklamirkan pada Hari Jum'at, tanggal 17 Agustus 1945 bertepatan tanggal 9 Ramadhan 1364 H. Artinya menurut kalender Hijriyah Kemerdekaan Republik Indonesia diproklamirkan pada tanggal 9 Ramadhan 1364 H yang Alhamdulillah pada tahun 2018 ini tanggal 9 Ramadhan jatuh pada hari Jumat tanggal 25 Mei 2018M.

Proposal Kehidupan

Image
Kultum Ramadhan hari ke delapan

Proposal Kehidupan
Berinteraksi bersama para mahasiswa "kelas malam"  di Universitas Islam Batik memberikan banyak pembelajaran kehidupan. Materi Manajemen Syariah (The Celestial Management) mengajak para mahasiswa yang sudah bekerja itu untuk menulis proposal kehidupannya.

Hoax dan Berita Kotor

Image
Kultum Ramadhan Hari Ke tujuh

Agama mendidik manusia hidup berdasar hukum, norma dan etika kebaikan menuju kemuliaan empati, tujuannya jelas: amal konstruktif dan efektif, terselamatkan dari berbagai isu murahan, hoax dan berita kotor.

Kekayaan Sejati

Image
Kultum Ramadhan Hari ke enam
Beberapa hari yang lalu waktu dini hari ada pemberitahuan telah terjadi peningkatan status Gunung Merapi dari normal menjadi siaga. Jam 01.47 WIB terjadi Erupsi Freatik dengan ketinggian asap 3500 meter ke arah barat, teramati dari pos PGM Babadan.

Menjadi Orang Baik

Image
Kultum Ramadhan hari ke lima
Nabi menegaskan tujuan risalah agama adalah menyempurnakan  akhlak manusia, membuat orang menjadi baik.  Seruan mengajak orang menjadi baik tidak hanya melalui lisan juga dengan teladan yang luhur dalam akhlak keseharian.

Puasa Dan Hawa Nafsu

Image
Kultum Ramadhan hari keempat
Puasa dan Hawa Nafsu
Kata Nafsu berasal dari bahasa arab,  an Nafs yaitu "khuruju syai kaifa kana" atau keluarnya sesuatu yang semilir,  baik berupa angin atau lainnya. Nafs atau jiwa manusia pada dasarnya netral,  manusialah yang mewarnainya,  jika menyucikannya dia akan beruntung,  namun bila dia mengotorinya dia akan celaka (QS asy Syams: 7-10)

Teman Sejati

Image
Kultum Ramadhan hari ketiga
Perjodohan adalah misteri kehidupan yang terkadang diikuti senyum kemenangan dan sekaligus senyum kegetiran. Terkadang sulit menebak tentang kriteria pasangan ideal yang diimpikan para pencari jodoh. 

Ramadhan Dan Kedermawanan

Image
Kultum Ramadhan Hari Kedua
Ramadhan dan Kedermawanan

Ibnu Abbas menceritakan bahwa Nabi adalah orang yang paling dermawaan dengan kebaikan. Kedermawanan beliau mencapai puncak pada bulan Ramadhan saat bertemu Malaikat Jibril. Pertemuan tiap malam di bulan Ramadhan untuk saling memaparkan bacaan AlQur'an.

Puasa dan Peduli Sesama

Image
Kultum Ramadhan Hari Pertama
Puasa dan Peduli
Puasa yang dilakukan umat Islam ditegaskan oleh AlQur'an "bertujuan untuk memperoleh taqwa". Tujuan yang hanya bisa dicapai dengan menghayati arti puasa itu sendiri. Rasa lapar dan dahaga bukan merupakan target berpuasa,  pesan Nabi "Sekian banyak orang berpuasa tdk memperoleh hasil dari puasanya kecuali lapar dan dahaga".

Jagalah Amalmu Dan Jangan Dirusak

Menjaga Amal Dari Perbuatan Yang Sia - sia
بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم
Sebagaimana dalam Firman Allah SWT :
ي??اَيُّهَا الَّذِيْنَ ا?مَنُوْآ اَطِيْعُوا اللهَ وَ اَطِيْعُوا الرَّسُوْلَ وَ لاَ تُبْطِلُوْآ اَعْمَالَكُمْ. محمد:33 Hai orang-orang yang beriman, thaatlah kepada Allah dan thaatlah kepada Rasul dan janganlah kamu merusakkan (pahala) amal-amalmu. [QS. Muhammad : 33]
ذ?لِكَ هُدَى اللهِ يَهْدِيْ بِه مَنْ يَّشَآءُ مِنْ عِبَادِه، وَ لَوْ اَشْرَكُوْا لَحَبِطَ عَنْهُمْ مَّا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ. الانعام:88 Itulah petunjuk Allah, yang dengannya Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya diantara hamba-hamba-Nya. Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan. [QS. Al-An’aam : 88]

Mabit Di Muzdalifah

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم
Mabit Di Muzdalifah

Mabit artinya bermalam atau menginap.

عَنْ اُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ رض اَنَّ النَّبِيَّ ص حَيْثُ اَفَاضَ مِنْ عَرَفَةَ مَالَ اِلَى الشّعْبِ فَقَضَى حَاجَتَهُ فَتَوَضَّأَ فَقُلْتُ يَا رَسُوْلَ اللهِ اَتُصَلّى، فَقَالَ: الصَّلاَةُ اَمَامَكَ. البخارى 2: 176
Dari Usamah bin Zaid RA, bahwasanya Nabi SAW ketika bertolak dari ‘Arafah beliau mampir ke syi’ib, lalu beliau buang hajat, kemudian berwudlu. Saya bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah engkau akan shalat?”. Beliau menjawab, “Shalat nanti di depanmu”. [HR. Bukhari juz 2, hal. 176, no. 1595]

Bertolak Dari Arafah

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم

Bertolak Dari ‘Arafah

Tsumma afiidluu min haitsu afaadlonnaas yang artinya Kemudian bertolaklah kalian dari tempat bertolaknya orang-orang banyak.
ثُمَّ اَفِيْضُوْا مِنْ حَيْثُ اَفَاضَ النَّاسُ وَاسْتَغْفِرُوا اللهَ، اِنَّ اللهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ. البقرة: 199 Kemudian bertolaklah kamu dari tempat bertolaknya orang-orang banyak (‘Arafah) dan mohonlah ampun kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [QS. Al-Baqarah : 199]

Waktu Wukuf Dan Pidato Rasulullah Saw

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم
Waktu Wukuf Dimulai Ketika Tergelincir Matahari
عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللهِ اَنَّ عَبْدَ اللهِ بْنَ عُمَرَ جَاءَ اِلىَ اْلحَجَّاجِ بْنِ يُوْسُفَ يَوْمَ عَرَفَةَ حِيْنَ زَالَتِ الشَّمْسُ وَ اَنَا مَعَهُ. فَقَالَ: اَلرَّوَاحَ اِنْ كُنْتَ تُرِيْدُ السُّنَّةَ. فَقَالَ: هذِهِ السَّاعَةَ. قَالَ: نَعَمْ. قَالَ سَالِمٌ: فَقُلْتُ لِلْحَجَّاجِ: اِنْ كُنْتَ تُرِيْدُ اَنْ تُصِيْبَ اْليَوْمَ السُّنَّةَ فَاقْصِرِ اْلخُطْبَةَ وَ عَجّلِ الصَّلاَةَ. فَقَالَ عَبْدُ اللهِ بْنُ عُمَرَ: صَدَقَ. النسائى 5: 254

Dari Salim bin ‘Abdullah bahwasanya ‘Abdullah bin ‘Umar datang kepada Hajjaj bin Yuusuf pada hari ‘Arafah ketika matahari telah tergelincir, dan aku ikut bersamanya. Ibnu ‘Umar berkata, “Berangkatlah di siang hari ini jika kamu ingin mengikuti sunnah Nabi”. Hajjaj bertanya, “Pada saat sekarang ini?”. ‘Abdullah bin ‘Umar berkata, “Ya”. Salim berkata, “Lalu aku berkata kepada Hajjaj, “Jika kamu menghendaki sesuai dengan sunnah Nabi pada hari ini, maka pendekka…

Allah Maha Hidup, Part 2

بِسْــــــمِ اللهِ الرَّحْمَانِ الرَّحِيْم
Allah Maha Hidup, Menghidupkan dan Mematikan
اللهُ لآَ اِلهَ اِلاَّ هُوَ اْلحَيُّ اْلقَيُّوْمُ. آل عمران: 2 Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Yang Hidup kekal lagi terus-menerus mengurus makhluq-Nya. [QS. Ali ‘Imraan : 2]
وَ هُوَ الَّذِيْ اَحْيَاكُمْ ثُمَّ يُمِيْتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيْكُمْ، اِنَّ اْلاِنْسَانَ لَكَفُوْرٌ. الحج: 66 Dan Dialah Allah yang telah menghidupkan kamu, kemudian mematikan kamu, kemudian menghidupkan kamu (lagi), sesungguhnya manusia itu, benar-benar sangat mengingkari ni’mat. [QS. Al-Hajj : 66]