Posts

Showing posts from June, 2018

Lebaran Hari Raya

Image
Kultum Ramadhan hari ke 29

Hari raya ied sering disebut 'lebaran', kosa kata yang hanya ada di Indonesia. Lebaran haji, istilah untuk Idul Adha. Adapun Idul Fitri disebut 'lebaran': dari bahasa jawa: 'wis bar' atau sudah selesai. Puasa yang sudah selesai. Kata 'bar' adalah bentuk pendek dari kata 'lebar' yang artinya selesai. Bahasa jawa suka memberi akhiran 'an', untuk suatu kata kerja.

Mendapatkan Ilmu

Image
Kultum Ramadhan hari ke 28

Banyak pertanyaan yang kerap muncul selesai Ramadhan dari jamaah pengajian, "Ustadz, banyak orang puasa, rajin ke masjid dan taat ibadahnya di bulan Ramadhan. Namun selesai Ramadhan, mereka tidak hadir lagi di masjid dan perilakunya kembali seperti sebelum Ramadhan."

Tauladan Pemimpin

Image
Kultum Ramadhan hari ke 27
Alhamdulillah, subuh pagi ini bisa silaturrahmi di Masjid Laweyan yang sarat sejarah kepemimpinan di tanah Jawa. Adalah Ki Ageng Henis yang mendirikan Masjid Laweyan pada tahun 1546 M. Nama beliau tidak bisa dipisahkan dalam sejarah masuknya agama Islam di Surakarta.

Allahu Swt Mengabulkan Doa

Image
Kultum Ramadhan hari ke 26
Doa adalah senjata utama, strategi paling cerdas bagi orang beriman untuk memenuhi segala harapan dan citanya. Pada bulan Ramadhan, utamanya di hari-hari babak akhir, di saat malam kemuliaan 'berdoa' harus makin ditingkatkan.

Setan dan Hawa Nafsu

Image
Kultum Ramadhan hari ke 25
Kita semua bisa salah. Profesor bisa salah, ilmuwan bisa salah, ustadz bisa salah, santri bisa salah. Dosen juga sering salah, mahasiswa, demikian pula. Apalagi politikus dan penguasa, bisa banyak membuat salah. Bila tulisan dalam kultum ini salah karena saya manusia, namun jika benar hanya dari Allah SWT.

Kesabaran itu Nikmat

Image
Kultum Ramadhan hari ke 24
Inilah bulan kesabaran, karena ibadah puasa mengajarkan kita makna kesabaran. Sabar menjadi kecerdasan emosi paling sulit untuk diajarkan, tidak bisa hanya dengan teori tapi langsung dipraktekkan. Menunggu adzan maghrib, butuh kesabaran atas mereka yang sangat menginginkan makan karena lapar yang melilit.

Mencari Kesucian

Image
Kultum Ramadhan hari ke 23
Alhamdulillah, wal hamdulillah tsummalhamdulillah. Inilah status paling pas menggambarkan suasana hari ini. Mendapati hari mulia (jum'at), bulan mulia (ramadhan) dan malam bilangan ganjil akhir ramadhan (malam penuh kemuliaan).

Tentang Tidur : Antara Hidup dan Mati

Image
Kultum Ramadhan hari ke 22
Bila akan tidur, ada tuntunan dari Nabi untuk berdoa, 'Bismika Allahumma Ahya wa bismika Amuut" (Dengan menyebut namaMU,  ya Allah saya hidup dan dengan menyebut asmaMU saya mati.)

Pendusta Agama

Image
Kultum Ramadhan hari ke 21
Ada manusia yang merasa beriman, beragama dengan benar dan punya amal, namun Allah memasukkan mereka sebagai pendusta. 
"Tahukah kamu orang yang mendustakan agama?  Itulah orang yang menghardik anak yatim dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin... (terj. QS Al-Ma'un: 1-3)

Merubah Jiwa

Image
Kultum Ramadhan hari ke 20
Siapa pun kita, pasti ingin berada pada titik puncak kesuksesan. Sebagaimana membangun perusahaan untuk mencapai tujuan yang dicanangkan. Demikian juga komunitas bangsa, berharap menjadi masyarakat yang besar, maju dan berjaya.

Menuju Kemuliaan

Image
Kultum Ramadhan hari ke 19
Tidaklah mengharapkan saat kehilangan harta, gagal panen saat siap dipetik hasilnya serta matinya ribuan binatang ternak. Memang ada kesedihan dan duka.

Rezeki Barokah

Image
Kultum Ramadhan hari 18
Bila bertambahnya rezeki tidak menambahkan kenikmatan, tak menjadikn kebahagian dan ketenangan serta tak mampu meningkatkn kekhusyukan ibadah: ada yang perlu kita tengok dalam diri ini. Mulai dari "niat" dalam beramal, barangkali belum tulus ataupun ikhlas niat kita. Sampai pada proses amal apakah sudah sesuai dengan ketentuanNYA.

Tanah AlQuds (Palestina)

Image
Kultum Ramadhan hari ke 17
Acara buka puasa di pesantren tahfidz Insan Qur'ani kemaren terasa istimewa. Ada tamu dari Gazza Palestina, Syeikh Rayyan Abdullah yang sedang menempuh studi strata tiga (Kandidat Doktor) di Malaysia.

Bermula Dari Kata

Image
Kultum Ramadhan hari ke 16
Karena kata, fitnah besar bisa terjadi. Rumah tangga Nabi pernah terguncang dengan peristiwa "hadits al-ifk", berita bohong. Awalnya dari dugaan, menjadi perkataan yang seolah tak terbantah.