Kesabaran itu Nikmat

Saturday, June 09, 2018

Kesabaran itu Nikmat

Kultum Ramadhan hari ke 24

Kultum Ramadhan sabar itu nikmat
Sabar itu nikmat
Inilah bulan kesabaran, karena ibadah puasa mengajarkan kita makna kesabaran. Sabar menjadi kecerdasan emosi paling sulit untuk diajarkan, tidak bisa hanya dengan teori tapi langsung dipraktekkan. Menunggu adzan maghrib, butuh kesabaran atas mereka yang sangat menginginkan makan karena lapar yang melilit.

Sifat sabar wajib dimiliki oleh para utusan Allah yang penuh kemuliaan. Sabar adalah karakter yang tangguh, menjadikan pemiliknya 'tabah' menghadapi rintangan, tidak mudah menyerah atau putus asa dan selalu optimis menatap masa depan.

Kesabaran adalah sifat mulia yang hanya dimiliki mereka yang hebat dan berjiwa besar. Tidak banyak orang yang punya sifat sabar karena ini bukanlah sifat yang mudah melekat pada diri seseorang.

Kita perlu merevisi kembali mengenai pemahaman 'kesabaran'. Selama ini sabar seringkali hanya diartikan bersedia menderita, mengalah dan tertimpa musibah.

"Bersabarlah menghadapi cobaan ini." Kalimat yang terucap bila seseorang tertimpa musibah, masalah yang tidak ingin hadir dalam kehidupannya. Sabar identik dengan penderitaan. Ekspresi sabar adalah mengurut dada.

Terjadi pembiasan makna sabar, padahal sabar adalah kemampuan mengolah jiwa sehingga mampu menikmati kehidupan. Kalau kita bersabar, kita akan benar-benar menikmati saat terindah dalam hidup ini.

Kesabaran adalah kesediaan kita untuk menjalani proses kehidupan satu demi satu. Hukum Allah, hidup ini berproses tak ada yang instant. Kesabaran adalah menikmati proses itu. Menikmati masa tanam bila ingin memanen. Menikmati belajar bila ingin pandai. Menikmati bekerja dan menabung bila ingin kaya.

Pesan Nabi, "wa'lam anna annashra ma'a ashobri / ketahuilah, bahwa kemenangan itu bersama kesabaran."

Saudaraku, bersiaplah menikmati kemacetan di jalan-jalan kota. Menjadi stres kita badan kita di mobil pikiran ada di rumah. Mulailah dengan kesadaran, rasakan sepenuhnya yang kita alami, duduk di mobil, menyentuh kemudi dan kaki ada di pedal. Hidupkan lantunan suara indah murottal, amati gedung yang menjulang. Insya Allah kita akan merasakan keajaiban, rileks akan hadir dan perlahan kesabaran akan tumbuh menyelinap.

Sabar berarti hidup di masa sekarang dan menikmatinya, bila kita sering tak sabar menunggu, coba satukan badan (body) dan pikiran (mind).

"Sesungguhnya, hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala kenikmatan mereka tanpa batas" (QS azZumar: 10)

Allahu a'lamu bishowab

24 Ramadhan 1439

No comments :

Post a Comment

1. Silahkan meninggalkan komentar anda dengan bahasa yang baik dan sopan.
2. Dilarang komentar SPAM, Iklan atau dengan Menyisipkan URL/ Link atau Anchor teks di dalam pesan / komentar, bila ada akan dihapus tanpa pemberitahuan.
3. Terimakasih atas kunjungan anda, semoga bermanfaat