July 29, 2012

Pengelolaan Hipertensi / Tekanan Darah Tinggi

Kenali sejak dini dan kendalikan agar tidak terjadi komplikasi yang fatal...
tensi

Pengertian

TekananDarah adalah tenaga yang dibutuhkan untuk mengedarkan darah keseluruh tubuh yang terdiri atas dua komponen tekanan sistolik dan diastolik.

Tekanan sistolik adalah kekuatan pendorong yang disebabkan oleh pengerutan bilik jantung, sedangkan tekanan Diastolik adalah kekuatan penahan pada dinding pembuluh darah saat jantung mengendur antar denyut.

Setiap waktu tekanan darah berubah-rubah tergantung aktifitas tubuh.  Aktifitas fisik yang berat dan stress cenderung meningkatkan tekanan darah, tetapi bila dalam keadaan istirahat atau tidur tekanan darah akan turun kembali. Hal ini merupakan peristiwa normal. Seseorang dikatakan menderita hipertensi bila tekanan darah meningkat tajam dalam waktu yang lama.

Termasukkah kita penderita Hipertensi

Menurut WHO tekanan darah normal berkisar antara sistolik < 140 mmHg dan diastolik < 90 mmHg. Bila seseorang dinyatakan menderita Hipertensi untuk sistolik > 160 mmHg dan Diastolik > 95mmHg pada tiga kali pemeriksaan berturut-turut dengan selang waktu 2-8 minggu.
Deteksi dini

sedikit peningkatan tekanan darah tidaklah berbahaya, namun peningkatan yang lebih lama selama bertahun-tahun dapat meningkatkan resiko penyakit jantung dan pembuluh darah seperti stroke, serangan jantung, gangguan pada mata, dan kerusakan pada ginjal yang bisa berakibat fatal. Oleh karena itu hipertensi perlu dikenali sejak dini.

Penyakit Hipertensi sering dialamatkan kepada orang yang gampang marah atau sering sakit kepala. Hal ini tidak selalu benar karena Hipertensi seringkali tidak bergejala, sehingga > 50% penderita Hipertensi tidak tahu bahwa dirinya pengidap penyakit ini.

Salah satu cara terbaikj untuk mendeteksi dini Hipertensi adalah lakukan pemeriksaan tekanan darah secara berkala pada waktu Check up atau mengunjungi tenaga kesehatan.

Pemeriksaan pengelolaan Hipertensi

Pemeriksaan Laborat perlu dilakukan segera setelah seseorang dinyatakan menderita Hipertensi sebagai evaluasi awal dan selanjutnya dilakukan pengelolaan tekanan darah tinggi secara berkala. Pemeriksaan Laboratorium bagi orang yang baru dinyatakan menderita Hipertensi bertujuan untuk :

1. Menemukan sebab khusus

Meskipun 95% kasus hipertensi tidak diketahui penyebabnya secara pasti namun 5% sisanya dapat ditentukan penyebabnya melalui pemeriksaan laboratorium dengan ini pengobatan dilakukan dengan tepat.

2. Menentukan sudah sejauh mana perkembangan penyakit

Apakah penyakit masih stadium dini atau sudah ada komplikasi pada organ dan pembuluh darah. Hal ini penting untuk menentukan perlu tidaknya pengobatan serta progam pengobatan yang tepat karena obat tekanan darah tinggi sendiri banyak efek sampingnya lebih-lebih untuk pemakaian jangka panjang.

3. Menentukan adanya faktor lain yang mempertinggi resiko komplikasi

Kadar lemak atau kolesterol dan gula darah yang tinggi meningkatkan resiko trjadinya komplikasi penyakit jantung koroner dan stroke.

Pemeriksaan pengelolaan hipertensi perlu dilakukan secara berkala untuk mendeteksi dini komplikasi dan efek samping pengobatan. Jika tidak dikendalikan hipertensi akan dapat menyebabkan masalah yang serius. 

Penderita hipertensi dapat hidup lama dengan berdampingan dengan penyakitnya bila melakukan pengelolaan hipertensi dengan baik.
Berikut caranya :
  • Periksa Tekanan Darah dan konsultasikan dengan dokter secara teratur
  • Ubahlah gaya hidup anda yang memperburuk kondisi hipertensi seperti merokok, stress, konsumsi garam dan lemak berlebih.
  • Lakukan pemeriksaan Laboratoeium secara berkala untuk mendeteksi dini komplikasi serta efek samping pengobatan.

Gaya hidup sehat adalah cara terbaik untuk mencegah Hipertensi, namun bila tak terhindarkan deteksi dini dan pengobatan yang benar merupakan pilihan terbaik untuk memperkecil resiko komplikasi dan memperpanjang harapan hidup. 

1 comment :

  1. Terimakasih infonya sangat berarti buat saya

    ReplyDelete

1. Silahkan meninggalkan komentar anda, meski hanya sepenggal kata dengan bahasa yang baik dan sopan
2. Dilarang komentar SPAM atau dengan Menyisipkan URL/ Link atau Anchor teks di dalam pesan, bila ada akan dihapus tanpa pemberitahuan
3. Terimakasih atas kunjungan anda, semoga bermanfaat